Kwarnas dan KPK Rancang Syarat Kecakapan Anti Korupsi

Kwarnas dan KPK Rancang Syarat Kecakapan Anti Korupsi

gerakan pramuka dan kpk rancang skk anti korupsi

Jakarta - Kwarnas Gerakan Pramuka dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepakat memasukkan nilai-nilai anti korupsi dalam seluruh kegiatan Pramuka pada acara Focus Group Discussion (FGD). Perancangan dan pembuatan SKK (Syarat Kecakapan Khusus) dan TKK (Tanda Kecakapan Khusus) Antikorupsi berlangsung di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jl.Rasuna Said Kav. C1, Setiabudi, Jakarta Selatan. (18/7/2019)

Pertemuan ini sebagai tindak lanjut setelah pendatanganan nota kesepakatan antara Kwarnas Gerakan Pramuka dan KPK pada tanggal 27 Juni kemarin. KPK menganggap Pramuka sangat strategis untuk menyebarkan nilai antikorupsi karena saat ini memiliki jumlah anggota sekitar 22 juta orang.

"Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Antikorupsi adalah tanda yang diberikan kepada peserta didik yang telah memenuhi Syarat Kecakapan Khusus (SKK), sebagai bentuk apresiasi atas kacakapan, keterampilan, kemampuan, ketangkasan pada bidang tertentu yang dimiliki oleh peserta didik," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta.

Dalam kesempatan penandatangan kesepakatan tersebut, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan Pramuka adalah gerakan lintas etnis dan lintas agama yang terbaik. “Akan sangat baik jika kita masukkan nilai integritas ke seluruh anggota Pramuka,” kata dia.

Ia berharap selanjutnya Pramuka menjadi saka guru bangsa dan barisan terdepan untuk menciptakan manusia Indonesia sesuai pedomannya yaitu suci dalam pikiran perkataan dan perbuatan.

0 Response to "Kwarnas dan KPK Rancang Syarat Kecakapan Anti Korupsi"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel